Showing posts with label Tanya Jawab Golf. Show all posts
Showing posts with label Tanya Jawab Golf. Show all posts

Tanya Jawab Golf 5

Tanya Jawab Golf 5
22. Mengapa bekas paku sepatu (spike marks) tidak boleh diperbaiki?
Perbaikan bekas paku sepatu yang mungkin membantu pemain untuk permainan berikutnya dari hole akan dianggap sebagai pelanggaran Per.16-1c. Disebabkan tidak selalu mungkin membedakan bekas paku sepatu dengan kerusakan lain atau ketidakrataan permukaan putting green, membolehkan memperbaiki bekas paku sepatu akan membawa dampak seolah memberikan izin untuk memperbaiki segala macam kerusakan dan ketidakrataan putting green. Ini bertentangan dengan prinsip dasar “memainkan lapangan sebagaimana adanya” dan tidak diragukan akan memicu permainan lamban karena para pemain akan mencoba memperoleh garis putt yang sempurna.

23. Apa yang membedakan rintangan air dengan rintangan air menyamping?
“Rintangan-air” adalah segala laut, danau, kolam, sungai, selokan, selokan pembuangan air permukaan, atau saluran air terbuka lainnya (baik berisi air maupun tidak) dan segala sesuatu di lapangan yang serupa wujudnya–lihat Definisi “Rintangan Air”. Jika bola pemain letaknya di dalam rintangan air, ia boleh memainkan bolanya sebagaimana letaknya atau melanjutkan berdasarkan Per.26-1a atau b. Rintangan air menyamping adalah suatu rintangan air atau sebagian dari rintangan air yang situasinya sedemikian rupa sehingga tidak mungkin atau dianggap Komite tidak praktis mengedrop sebuah bola di belakang rintangan air sesuai Per.26-1b–lihat Definisi “Rintangan Air Menyamping”. Jika bola pemain letaknya di rintangan air menyamping, sebagai tambahan dari pilihan yang tersedia ketika bolanya berada di dalam rintangan air, ia boleh melanjutkan berdasarkan Per.26-1c.

Patok dan garis yang dipergunakan mendefinisikan rintangan air harus kuning. Patok dan garis yang mendefinisikan rintangan air menyamping harus merah.

24. Haruskah pemain mencantumkan handicapnya di dalam kotak yang disediakan di dalam kartu?
Sekalipun berdasarkan Per.6-2b seorang kompetitor harus memastikan bahwa handicapnya dicatat di kartu skornya sebelum diserahkan ke Komite, tetapi Peraturan tidak merinci di mana handicapnya harus dicatat. Selama handicap dicantumkan di mana saja di kartu skor, kompetitor telah memenuhi tugasnya. Sebagai akibatnya, kompetitor hendaknya tidak didiskualifikasi karena ia tidak mencatat handicapnya di “kotak” resmi yang disediakan di kartu.
25. Bolehkah pemain mem-putt dengan satu tangan sementara memegang tiang bendera dengan tangan satunya?
Ya, betul, asalkan tiang bendera telah dicabut dari hole dan karenanya bola tidak membentur tiang bendera. Seandainya bola membentur tiang bendera, pelanggaran Per.17-3a akan terjadi–lihat Decision 17-1/5.

26. Apa Peraturannya sehubungan dengan lokasi hole di atas putting green?
Lokasi hole di atas putting green bukanlah masalah yang dicakup di bawah Peraturan Golf. Bagaimanapun, saat mengatur lokasi semacam itu, beberapa poin khusus hendaknya dipertimbangkan.

Hendaknya dipastikan cukup permukaan putting di antara hole dengan depan dan sampingnya green untuk mengakomodasi pukulan yang memerlukannya. Sebagai contoh, jika hole itu memerlukan long-iron atau pukulan wood ke green, hole hendaknya ditaruh agak ke dalam ke green dan lebih jauh dari sisi sampingnya ketimbang dalam kasus jika hole hanya memerlukan pukulan pitch pendek.

Dalam kasus apa pun direkomendasikan bahwa hole hendaknya di posisikan paling tidak empat langkah dari pinggiran mana pun dari green. Sebagai tambahan, area dengan radius dua atau tiga kaki (radius 90 cm) sekeliling hole hendaknya serata mungkin. Hole hendaknya jangan sekali-kali ditaruh dalam batas tiga langkah dari tanjakan yang amat curam atau dari area hole yang belum lama dipakai.

Secara umum seleksi posisi hole di seluruh lapangan hendaknya dilakukan dengan seimbang. Untuk posisi hole di sebelah kiri, kanan tengah, di depan, di belakang dan enam cukup sulit, enam yang kesulitannya moderat, dan enam yang posisinya mudah, direkomendasikan. Demikian juga hendaknya memilih keseimbangan untuk hole di posisi kiri dan kanan green, misalnya first nine, empat di sebelah kiri, empat di sebelah kanan, dan satu di tengah. Second nine hendaknya serupa.

Akhirnya, untuk mengamati Peraturan Golf green keeper yang membuat holenya harus memastikan bahwa lapisan-hole (hole-liner) tidak melampaui diameter 41/4 inci bagian luarnya dan jika memungkinkan semua lapisan-hole harus terbenam paling tidak satu inci di bawah permukaan putting green.

Tambahan rekomendasi berkaitan dengan lokasi hole untuk pertandingan dapat dibaca di publikasi the R&A “Guidance on Running a Competition” yang dapat diperoleh lewat online shop

Tanya Jawab Golf 4

Tanya Jawab Golf 4
16. Bagaimanakah kesamaan skor (a tie) pada stroke play diputuskan?
Tergantung Komite untuk menentukan cara memutuskan kesamaan skor dan Komite hendaknya mengumumkan prosedurnya terlebih dahulu. The R&A merekomendasikan yang berikut: (1) Pada kejadian kesamaan skor pada pertandingan stroke play scratch (skor gros, tanpa memakai handicap), disarankan dilakukan dengan play-off 18 hole. Jika hal ini tidak memungkinkan, play-off hole demi hole disarankan. (2) Pada stroke play memakai handicap (skor net), play-off melalui 18 hole memakai handicap disarankan. Jika play-off yang lebih pendek diperlukan, persentase dari 18 hole hendaknya diaplikasikan pada handicap pemain untuk menentukan handicap play-off-nya. Disarankan mengatur persentase jumlah hole yang akan menghasilkan angka bulat handicap. (3) Baik pada pertandingan stroke play scratch maupun yang memakai handicap, jika jenis play-off apa pun tidak memungkinkan, direkomendasikan membandingkan kartu skor. Metoda membandingkan kartu skor hendaknya diumumkan sebelum pertandingan dimulai. Metoda membandingkan kartu skor yang dapat diterima untuk menentukan pemenangnya, dengan didasari skor terbaik untuk sembilan hole terakhir. Jika skornya sama untuk sembilan hole terakhir, tentukan pemenangnya didasari enam hole terakhir, tiga hole terakhir, dan akhirnya hole ke-18. Jika metoda semacam itu dipakai pada pertandingan stroke play memakai handicap, handicap hendaknya dikurangi setengahnya, sepertiganya, seperenamnya, dst. (4) Jika ketentuan pertandingan menetapkan bahwa kesamaan skor akan diputuskan melalui sembilan hole terakhir, enam terakhir, tiga terakhir, dan hole terakhir, ketentuan juga harus menentukan apa yang akan terjadi jika prosedur ini tidak menghasilkan pemenang (baca Lampiran 1, Bagian C, 11, dari Peraturan Golf).
17. Bilamanakah perangkat Peraturan Golf pertama ditulis?
Perangkat Peraturan Golf pertama kali ditulis tahun 1744 untuk Anual Challenge Silver Cup Edinburgh, dimainkan untuk the Honourable Company of Edinburgh Golfers Society of St. Andrews. Para pegolf mengadopsi peraturan ini untuk pertandingan Silver Club mereka.

18. Haruskah pemain mempergunakan koin kecil atau benda serupa untuk memarkah posisi bolanya sebelum mengangkat bola itu?
Catatan pada Per.20-1 menyatakan antara lain bahwa posisi bola hendaknya ditandai dengan menaruh sebuah pemarkah bola, koin kecil, atau sembarang benda kecil langsung di belakang bola itu. Ketika kata “hendaknya” dipergunakan dalam Peraturan Golf, itu maknanya hanya berupa rekomendasi semata-mata. Kalau tidak melakukannya sesuai dengan hal itu, tidak akan mengakibatkan penalti–baca bagian dengan judul “Bagaimana Memakai Buku Peraturan Golf” pada permulaan buku Peraturan Golf. Maksudnya adalah untuk menggarisbawahi penggunaan sebuah pemarkah-bola atau benda kecil lainnya (sebuah koin misalnya) dianggap sebagai cara terbaik memarkah sebuah bola. Lihat juga Decision 20-1/16.

19. Bolehkah pemain meminta tiang bendera dijaga sekalipun bolanya tidak berada di atas putting green?
Ya, betul. Per.17-1 menyatakan bahwa sebelum melakukan pukulan dari mana saja di lapangan pemain boleh meminta agar tiang bendera dijaga, dicabut, atau diangkat ke atas.
20. Bolehkah patok yang mendefinisikan rintangan air atau rintangan air menyamping dicabut?
Patok rintangan air adalah suatu obstruksi–lihat Definisi “Obstruksi”. Dengan demikian, jika patok yang demikian dapat dicabut, patok itu boleh disingkirkan tanpa penalti sesuai Per.24-1. Seorang pemain boleh menyingkirkan obstruksi-lepas di mana saja di lapangan, tidak peduli letak bolanya di rintangan air ataupun tidak.
21. Bolehkah saya memakai bola “x-out”, “diperbaharui”, “praktis”, untuk dipakai bermain pada sebuah ronde golf?
“X-out” adalah nama untuk bola golf yang umumnya dipakai oleh manufaktur yang menganggap bola itu tidak sempurna (umumnya hanya untuk alasan estetis semata-mata; sebagai contoh, ketidaksempurnaan pencetakan atau pengecatan) dan karenanya menghilangkan nama merknya. Sebuah bola yang “dicat-ulang” (refinished) adalah bola bekas yang telah dibersihkan dan dicap sebagai “diperbaharui” (refurbished).

Jika tidak ada bukti yang kuat yang mengindikasikan bahwa sebuah bola x-out atau yang “diperbaharui” tidak memenuhi syarat Peraturan, pemain diizinkan untuk memakai bola demikian. Bagaimanapun, pada pertandingan yang Komitenya mengadopsi ketentuan bahwa bola yang dipakai pemain harus tercantum di List of Conforming Golf Balls (lihat catatan pada Per.5-1), bola semacam itu tidak boleh dipakai, meski bola bersangkutan (tanpa cap “x” nya atau tanpa “refurbished”) kenyataannya tercantum dalam daftar.

Pada kebanyakan kasus umumnya bola “praktis” sesungguhnya hanya bola golf yang memenuhi syarat yang dicap “PRAKTIS” (sebagai contoh, serupa dengan bola golf memakai logo klub). Bola demikian boleh dipakai, sekalipun Komite mengadopsi ketentuan bahwa bola yang dipergunakan pemain harus tercantum pada List of Conforming Golf Balls.

Tanya Jawab Golf 3

5 pertanyaan dan pemecahan olah raga golf bag. 3

11. Dapatkah seorang pemain didiskualifikasi karena tidak mencantumkan atau keliru memasukkan skornya ke dalam komputer?

Peraturan Golf tidak mewajibkan kompetitor untuk memasukkan skornya ke dalam komputer. Oleh karena itu, seorang kompetitor tidak diperkenankan dipenalti atau didiskualifikasi berdasarkan Peraturan Golf jika skor yang dimasukkan ke komputer tidak benar atau malah ia sama sekali tidak memasukkan skornya ke dalam komputer. Bagaimanapun, walaupun tidak dibenarkan untuk mempenalti pemain berdasarkan Peraturan Golf jika ia tidak memasukkan skornya ke dalam komputer, Komite untuk alasan membantu administrasi pertandingan boleh mengintroduksi “Peraturan Klub” berkaitan dengan hal ini dan menjatuhkan sanksi disipliner (misalnya melarang bermain pada pertandingan klub berikut) akibat tidak bertindak sesuai Peraturan klub (baca Decision 6-6b/8).

12. Apa yang seharusnya dilakukan pemain jika bola yang sedang berhenti, bergerak akibat hembusan angin?
Angin bukanlah “unsur luar” (baca Definisi) dan karenanya, sebagai Peraturan umum, jika hembusan angin tiba-tiba menggerakkan bola pemain, tidak ada penalti dan bola dimainkan dari posisi barunya. Bagaimanapun, jika hal ini terjadi setelah pemain mengadres bola itu, pemain dianggap telah menggerakkan bola itu. Ia dikenai penalti satu pukulan dan bola harus ditaruh-kembali (Per.18-2b).

13. Haruskah pemain memberitahukan lawannya atau sesama-kompetitornya bahwa ia bermaksud mengganti bolanya di antara permainan dua hole?


Meskipun pemberitahuan semacam itu akan memperlihatkan keramahtamahan, pemain tidak diwajibkan berdasarkan Peraturan untuk memberitahukan lawan atau sesama-kompetitor bahwa ia bermaksud memainkan bola yang lain di antara permainan dua hole.

14. Bagaimanakah Peraturan untuk permainan greensomes, texas scramble, dsb.?
Bentuk permainan semacam ini tidak diakui dan dengan demikian tidak dicakup dalam Peraturan Golf. Oleh karena itu, terpulang pada Komite yang bertanggung jawab atas pertandingan itu untuk memutuskan tentang semua hal yang mungkin timbul dan keputusan Komite adalah final (Per.34-3).

15. Bolehkah pemain memakai kereta bermotor?
Kecuali penggunaan kereta bermotor dilarang Komite pada Ketentuan Pertandingan (Per.33-1) seorang pemain boleh mempergunakan perlengkapan semacam itu saat pertandingan berlangsung–lihat Decision 33-1/8.

Harap diperhatikan bahwa merupakan kebijaksanaan the R&A untuk menghimbau pegolf dengan cacat fisik ikut bermain golf jika memungkinkan. Bagaimanapun, penting dipertimbangkan Klub dan Komite masalah berkaitan penggunaan kereta golf (golf cart) dan perundang-undangan yang bersangkut-paut, begitu juga masalah-masalah kesehatan dan keamanan, kondisi cuaca dan tanah, dan apakah tata ruang lapangan menyebabkan penggunaan kereta tidak praktis.

Jika Klub atau Komite memutuskan mengizinkan penggunaan kereta golf pada pertandingan, mereka mungkin ingin membatasi penggunaannya, sebagai contoh bahwa kereta golf hanya diizinkan bagi kompetitor dengan sertifikat kesehatan atau untuk kompetitor yang telah melampaui umur tertentu yang kalau tidak, tidak mungkin ikut berpartisipasi disebabkan keterbatasan fisik sebagai akibat umur mereka.

Jika klub mengizinkan penggunaan kereta golf, akan wajar untuk memastikan asuransi yang pantas telah melindungi pelaksanaan jika terjadi kecelakaan atau cidera perorangan akibat penggunaan kereta.

Tanya Jawab Golf 2

Inilah pertanyaan dan pemecahan olah raga golf bag. 2

6. Bolehkah pemain mengambil pembebasan cuma-cuma dari gangguan pagar di luar-perbatasan?
Tidak. Benda-benda yang mendefinisikan di luar perbatasan, misalnya tembok, pagar, dan deretan patok dianggap kokoh dan tetap (fixed) dan karenanya bukan obstruksi.

7. Kapankah skor rekor resmi diakui sebagai “rekor lapangan”?
Istilah “rekor lapangan” tidak didefinisikan di dalam Peraturan Golf. Oleh karena itu, terpulang pada Komite yang bertanggung jawab atas pertandingan itu untuk menentukan apakah suatu skor diakui sebagai rekor lapangan. Direkomendasikan bahwa skor rekor seyogianya hanya diakui jika dilakukan pada kompetisi stroke play individual yang hole-nya dan pemarkah tee-nya berada di posisi kejuaraan dan Peraturan Setempat “Letak yang Disukai” tidak sedang diberlakukan–lihat Decision Misc/1.

8. Bolehkah pemain berlatih di lapangan pertandingan?
Sebelum pertandingan match play pemain boleh berlatih di lapangan pertandingan, kecuali hal itu dilarang Komite–lihat catatan pada Per.7-1. Bagaimanapun, pada stroke play seorang kompetitor tidak diizinkan berlatih di lapangan pertandingan sebelum pertandingan atau mengetes permukaan putting green, kecuali hal itu diizinkan Komite. Saat pertandingan seorang pemain tidak diizinkan memainkan pukulan latih, baik saat permainan sebuah hole maupun di antara permainan dua hole, kecuali di antara permainan dua hole pemain boleh melatih putting atau chipping di atas atau di dekat putting green dari hole terakhir kali dimainkan, di putting green praktis, atau di daerah tee dari hole berikut yang akan dimainkan, asalkan pukulan latih semacam itu tidak dimainkan dari rintangan dan tidak memperlambat permainan dengan berlebihan.

9. Dapatkah pemain secara lisan menyatakan bolanya hilang?
Pemain tidak diperkenankan menganggap sebuah bola hilang hanya semata-mata dengan pernyataan. Bukan apa yang dinyatakan si pemain yang menentukan, tetapi apa yang dilakukannya. Sebuah bola hanya dapat dianggap hilang ketika (a) bola tidak ditemukan atau diidentifikasikan sebagai bolanya oleh pemain dalam batas 5 menit setelah pihak si pemain, partnernya, atau kedi mereka memulai pencarian bola itu; (b) pemain telah memainkan pukulan apa pun dengan bola provisional dari tempat bola semula kemungkinan berada atau dari titik lebih mendekati hole daripada tempat itu; (c) pemain telah menempatkan sebuah bola ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Per.27-1a); (d) pemain telah menempatkan sebuah bola ke dalam permainan berdasarkan Peraturan “jelas diketahui” atau ”hampir dapat dipastikan” mana pun, misalnya bola yang tidak ditemukan di dalam obstruksi (Per.24-3); atau (e) pemain telah melakukan pukulan atas sebuah bola pengganti.

10. Haruskah posisi sebuah bola dimarkah ketika mengambil drop dari suatu obstruksi permanen, suatu kondisi tanah abnormal, atau bola dianggap tak-dapat-dimainkan (yaitu berdasarkan Per.24, 25, atau 28)?
Tidak perlu memarkah posisi sebuah bola ketika mengambil pembebasan dari suatu obstruksi-permanen, suatu kondisi tanah abnormal, atau dari letak tak-dapat-dimainkan, tetapi akan dianggap kebiasaan yang baik untuk melakukannya.

Tanya Jawab Golf 1

Untuk menjawab pertanyaan para anggota golf indonesia, saya merangkum beberapa masalah yang umum terjadi dalam 5 bagian.
Inilah pertanyaan dan pemecahan olah raga golf bag. 1


1. Apakah diizinkan untuk memberlakukan Peraturan Setempat yann cuma-cuma dari lubang divot atau lubang divot yang diperbaiki (misalnya lubang yang telah diisi pasir atau tanah campuran pupuk)?


Tidak. Salah satu ciri utama permainan golf adalah permainan ini mengetes kemampuan pemain untuk melaksanakan pilihan luas bermacam-macam pukulan di berbagai kondisi yang berbeda. Faktor keterampilan pada golf akan amat dikurangi jika pemain dapat menyingkirkan kondisi sulit tanpa dikenai penalti ketimbang dapat mengatasinya melalui pelaksanaan pukulan khusus tertentu. Oleh karenanya, menjadi sebuah pepatah tradisional golf bahwa Anda harus memainkan bola sebagaimana letaknya dan lapangan sebagaimana adanya. Hal ini dirangkum di Per.13-1 yang menyatakan ”bola harus dimainkan sebagaimana letaknya, kecuali dinyatakan lain oleh Peraturan”. Pembebasan cuma-cuma disediakan untuk pemain jika ada gangguan oleh kondisi tanah abnormal (Per.25-1). Bagaimanapun, sebuah bola yang letaknya di dalam lubang divot tidak termasuk kategori ini. Sebuah lubang divot sama sekali tidaklah abnormal, tetapi adalah sebagai akibat para pemain melaksanakan pukulannya dan lazim terjadi di sepanjang tahun. Di lain pihak kondisi tanah abnormal seperti air-sementara dan penyakit jamur di atas green sifatnya adalah sementara, kondisi abnormal yang membenarkan pembebasan cuma-cuma, sementara situasi tersebut sedang ada. Ketika sebuah bola letaknya di dalam lubang divot pemain selalu mempunyai pilihan untuk menyatakan bolanya tak-dapat-dimainkan berdasarkan Per.28 jika ia tidak ingin bermain dari lubang divot.

Pada dasarnya pembebasan cuma-cuma dari lubang divot atau divot yang telah dipasang kembali dianggap terlalu murah hati dan sebagai tambahan untuk masalah divot di lapangan, karena dengan diberikannya pembebasan, pemain secara potensial bisa menciptakan divot lain saat melaksanakan pukulan.

2. Dapatkah seorang pemain didiskualifikasi karena tidak mencantumkan atau keliru menjumlahkan skornya atau poinnya di kartu skor?


Kompetitor hanya bertanggung jawab atas kebenaran skor yang dicatat untuk setiap hole (Per.6-6d) dan Komite bertanggung jawab atas penjumlahan skor atau poin (Per.33-5).

Jika total yang dicatat kompetitor tidak benar, hal itu merupakan tanggung jawab Komite untuk memperbaiki kesalahan itu. Tidak ada penalti untuk kompetitor yang bersangkutan (baca Decision 6-6d/2).

3. Apakah orang yang mengangkat bola pemain hanya satu-satunya orang yang boleh menaruh-kembali bola itu?


Tidak. Sampai dengan maksimal tiga orang berbeda boleh menaruh-kembali sebuah bola, tergantung keadaan, yaitu si pemain sendiri, partnernya, atau orang yang mengangkat bola itu. Sebagai contoh, pada four-ball match jika pemain memerintahkan kedinya untuk mengangkat bolanya, kedinya, si pemain sendiri, atau partner pemain dapat menaruhnya kembali. Bagaimanapun, jika pemain sendiri yang mengangkat bolanya, hanya pemain atau partnernya yang boleh menaruh-kembali bola itu–lihat Per.20-3a.

4. Dapatkan seorang pemain di diskualifikasi karena tidak memaraf perubahan apa pun yang dilakukan pada kartu skornya?


Komite tidak diperkenankan mewajibkan perubahan yang dibuat pada kartu skor diparaf. Dengan demikian, pemain hendaknya tidak didiskualifikasi kalau ia tidak melakukannya–lihat Decision 6-6a/6.

5. Bolehkah seorang pemain, setelah ke depan untuk mencari bolanya, kembali ke tempat ia terakhir bermain untuk memainkan sebuah bola provisional?


Tidak. Jika pemain melakukannya maka bola kedua menjadi bola dalam permainan dan bola semula menjadi hilang (lihat Per.27-2a dan Definisi “Bola Hilang”). Ia harus memainkan sebuah bola provisional “sebelum maju ke depan untuk mencari”.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger